Beranda mitos Mitos Tidur Tertindih (Sleep Paralysis) dari berbagai Budaya di Dunia

Mitos Tidur Tertindih (Sleep Paralysis) dari berbagai Budaya di Dunia

20 14

Tidur tertindih atau bahasa kerennya Sleep Paralysis mungkin kerap dialami banyak orang. saat tidur seperti ada yang menahan tubuh kita. Seluruh anggota tubuh terasa berat sekali digerakkan. Jangankan untuk menggerakkan anggota badan, membuka kelopak mata pun rasanya susah sekali.

 

Berikut adalah Mitos Sleep Paralysis yang berkembang Di Berbagai Negara

Afro-Amerika
Gangguan tidur ini disebut the devil riding your back hantu atau hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.

Tuki
Disebut karabasan, dipercaya sebagai makhluk yang menyerang orang di kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil napasnya.

Jepang
Disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus.

China
Disebut gui ya shen alias gangguan hantu yang menekan tubuh seseorang.

Meksiko
Disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.
Kamboja, Laos dan Thailand
Disebut pee umm, mengacu pada kejadian di mana seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi atau menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam mereka.
Islandia
Disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island. Artinya hantu yang menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha membuat orang itu sesak napas dan mati lemas.
Vietnam
Disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus merasuki tubuh seseorang.
Hungaria
Disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata supranatural boszorkany (penyihir). Kata boszorkany sendiri berarti menekan sehingga kejadian ini diterjemahkan sebagai tekanan yang dilakukan makhluk halus pada seseorang di saat tidur.
Malta
Gangguan tidur ini dianggap sebagai serangan oleh Haddiela (istri Hares), dewa bangsa Malta yang menghantui orang dengan cara merasuki orang tersebut. Dan untuk terhindar dari serangan Haddiela, seseorang harus menaruh benda dari perak atau sebuah pisau di bawah bantal saat tidur.
New Guinea
Fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah pohon keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia di malam hari agar tidak menggangu manusia di siang hari. Namun, seringkali orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep paralysis (tidur tertindih setan)

[ads-post]

 

Penjelasan Medis tentang Sleep Paralysis

Menurut penjelasan medis, kondisi saat orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh).

Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya. Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, tidak memandang lelaki atau perempuan.

Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit.

Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.

Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen rahasia asing atau alien.

Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.

 

Penyebab Sleep Paralysis

Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM). Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan.

Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM.

Pada tahap inilah mimpi terjadi. Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).

Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.

Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, kebanyakan bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.

Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi.

 

Menangani Sleep Paralysis

Jika sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu kita mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila tindihan diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.

Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.

Perlu diketahui juga, seep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.

Nah, jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Biasanya dokter akan menanyakan kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung berapa lama. Catatan yang telah dibuat tadi akan sangat membantu ketika memeriksakan diri ke dokter.

 

Sedikit Curhat

Secara pribadi akupernah mengalami ini, sangat mengerikan rasanya. Kalau dibilang sih seperti terkena genjutsu (serial naruto). Adapun cara untuk mengatasinya, yang pernah kulakukan adalah dengan menenangkan diri, tidak panik, berkonsentrasi pada pengendalian tubuh sendiri agar dapat bergerak lagi. 

Dengan diiringi doa, maka niscaya tubuh dapat bergerak seperti semula. Kalau sudah pulih sebaiknya bangun sebentar, berjalan-jalan dan minum air.
Pernah juga aku mengalami ini dalam keadaan mengantuk berat dan kelelahan, lalu aku abaikan saja dan memejamkan mata untuk tidur kembali. Besoknya bangun tidur normal dan tidak terjadi apa-apa. Buktinya aku masih bisa menulis ini untuk kalian.
referensi : https://web.facebook.com/Berbagi-Cerita-Misteri-Dunia-212816455458616/

Tuliskan Komentar

20 komentar

Unknown 29 Juli 2017 - 02:00

oh gitu ya gan, seram ya…

Balas
Rahmat Fadhli 29 Juli 2017 - 02:06

bener banget gan, ane sering nih:( dulu pas awal-awal sleep paralysis kirain ketindihan roh atau apa gitu, ternyata ilmiah nya sleep paralysis. kalo berdasarkan pengalaman, kalo kurang tidur, kecapekan ama yang agan bilang, keadaan terjaga dari tidur, sering bikin kita sleep paralysis.

Balas
Rizali Rusydan 29 Juli 2017 - 02:18

kalau di indo mah, ketindihan yang biasa dikaitkan tentang mistis.
setau gua, sleep paralysis itu, keadaan dimana tubuh lumpuh atau tertidur sedangkan otak tetap terjaga seakan-akan otak salah merespon harusnya rilex eh, ini malah bekerja normal seperti kita bangun

Balas
Fandy Blues 29 Juli 2017 - 02:21

Wah sangat bermanfaat infonya gan, kalo di indonesia apalagi di desa – desa pasti di kaitkan dengan hal hal gaib. info yang sangat berguna gan, thanks sudah mau berbagi.

Balas
Unknown 29 Juli 2017 - 02:23

betul tuuhh gan kalo di bahasa sunda tuh katindihan ereup-ereup hehe

Balas
Unknown 29 Juli 2017 - 02:24

untung blon pernah ngalamin gan, moga jangan pernah deh @-)

Balas
faajrikha 29 Juli 2017 - 02:43

wahh ane baru tau nih

Balas
Anonymous 29 Juli 2017 - 02:47

Ane pernah 2 x gan.. Huhuhu

Balas
Guest 29 Juli 2017 - 03:08

thx infonya gan

Balas
Nur Muhammad Luthfi 29 Juli 2017 - 03:49

ga ada di Indonesia yak? sebenernya gw juga pernah baca buku bahwa Sleep Paralysis itu kurang istirahat aka tidur hehehe

Balas
wijdan sidiq 29 Juli 2017 - 03:56

ane juga pernah tidur gitu… rasanya ngerui banget… sumpah…

Balas
Irmana aja 29 Juli 2017 - 05:41

Wah sering banget denger itu, mistis banget, kalo bahasa sunda itu di eureup eureup alias di tindih sama setan

Balas
Unknown 29 Juli 2017 - 07:15

Klo tdur ketindih makhluk gaib, bukannya jdi gk bsa nafas ya :v canda, ilmunya brmanfaat gan thanks

Balas
Endrita 29 Juli 2017 - 10:35

menarik banget artikelnya….
syukur deh, ga pernah ngalamin hal itu, he he he…

Balas
Net Project 29 Juli 2017 - 12:50

belom nemu gan, mungkin kalo nanya ma tetua ada kali namanya

Balas
Net Project 29 Juli 2017 - 12:50

ane 2x di malam yang sama juga, tak tinggal tidur aja wkwk,

Balas
krisna 29 Juli 2017 - 19:58

saya juga pernah ngalamin,
yang jelas berdo'a aja sebelum tidur biar aman

Balas
Unknown 29 Juli 2017 - 21:20

Saya pernah sekali,dan rasanya kaya mau mati :v

Balas
mulia laksmi dewi 16 Juli 2018 - 14:24

mulia sering ni loo 🙁

Balas
Aska 16 Juli 2018 - 14:31

akibat kelelahan itu atau salah posisi tidur

Balas