Skip to main content

Pengertian Pengecer dan Pedagang Eceran

Pedagang eceran menurut Puspitasari (2007) adalah pemilik dagangan/toko/usaha yang kegiatan utamanya menjual barang secara eceran. Pengecer adalah julukan untuk pedagang eceran yang melakukan kegiatan jual beli secara eceran.

Baca Juga : Pengertian Pedagang, Jenis dan Sistem Transaksinya

Perdagangan eceran merupakan kegiatan penjualan barang/jasa yang ditunjukan kepada pembeli yang merupakan konsumen terakhir. Pedagang eceran menurut Puspitasari (2007) digolongkan sebagai berikut :

A. Pedagang eceran kecil yang dengan tempat penjualan yang tetap

Pedagang eceran kecil adalah pedagang eceran yang pada kegiatannya untuk berdagang mengadakan perdagangan ditempat yang tepat maupun tidak tetap.

Pedagang eceran kecil yang memiliki tempat tetap merupakan para pedagang yang membuka warung, kios, depot, toko kecil atau pasar. Penjelasan tempat berdagang bagi pedagang eceran adalah sebagai berikut :

  1. Kios adalah tempat usaha kecil yang menjual barang dagangan secara eceran, yang macam barangnya hanya satu atau beberap macam saja. Contoh : kios rokok, kios bunga, dsb.
  2. Depot adalah tempat usaha untuk memasarkan barang/jasa kepada para pedagang lain maupun konsumen terakhir. Contoh : depot es batu, susu murni, dsb
  3. Warung adalah tempat usaha dagang eceran kecil yang tempatnya dekat pemukiman konsumen. Contoh : warung-warung tempel seperti yang ada didekat rumah kita.
  4. Toko kecil adalah tempat usaha dagang yang skalanya lebih besar daripada warung. Contoh : toko kecil serba ada, toko kelontong, dsb.
  5. Pasar adalah tempat usaha dagang para pedagang eceran kecil yang masing-masing menempati kios, jongko atau los yang tersedia dipasar itu.


B. Pedagang eceran kecil yang tidak mempunyai tempat tetap



Pedagang eceran kecil yang tidak mempunyai tempat tetap, adalah para pedagang yang
melakukan kegiatan dagangannya dengan cara berpindah-pindah, diantaranya adalah :

1. Pedagang keliling

Ada beberapa macam pedagang keliling yang bisa kita jumpai di Indonesia. Beberapa macam pedagang keliling adalah sebagai berikut :

Pedagang keliling yang menggunakan mobil, motor, sepeda dan roda dorong: pedagang es cream, pedagang roti, pedagang jamu, pedagang somay, dsb.

Pedagang keliling yang menggunaka alat pikul : pedagang sayur, pedagang buah-buahan, pedagang perabotan, pedagang kerupuk, dll

Pedagang keliling yang mengggunakan baki/baskom/kotak dan lain-lain, atau sering disebut pedagang asongan, seperti : pedagang makanan kecil, pedagang permen, dll.

Pedagang atau salesman yang berdagang secara door to door.

2. Pedagang kaki lima

Pedagang kaki lima yaitu pedagang eceran yng melakukan kegiatan dagangannya dilemperan toko.

3. Pasar berwaktu

Pasar berwaktu adalah pasar yang dibuka hanya pada waktu-waktu tertentu saja, seperti:

Pasar malam (dibuka pada malam hari saja, denan menggunakan tempat pelataran tertentu, halaman, lapangan atau jalan yang sengaja ditutup)

Pasar sebulan sekali atau pasar kaget, yaitu pasar yang ada hanya sebulan sekali atau waktu-waktu tertentu saja, seperti : pasar ditempat oran-orang mengambil gaji pensiunan.

Pasar murah (setahun sekali). Yang sering diadakan organisasi wanita, pemuda dan lain-lain.

C. Pedagang eceran besar dengan tempat usaha yang menetap



Para pedagang eceran besar pada umumnya adalah para pengusaha/pedagang yang bermodal relatif besar, tempat usahanya besar dan menetap, serta berada dilokasi strategis. Jenis barang yang diperdagangkan dapat hanya satu jenis, namun ada pula yang persediaannya berjumlah besar.

Tempat-tempat strategis yang digunakan untuk membuka usaha perdagangan dapat di pusat kota mapun yang berdekatan dengan kediaman konsumen yang dianggap potensial sebagai pembeli.

Sumber referensi

Puspitasari, Devi. 2007. Kewirausahaan Merencanakan Usaha Mikro/Makro. Jakarta: CV Pandu Karya

Salam dari Terketik : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. Terketik berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke lionitalestari@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar