Skip to main content

Kisah Raja, Ratu dan Selir : Hubungan Asmara Jaman Kerajaan


Mungkin diantara kita masih banyak yang bertanya bagaimana hubungan antara raja, ratu dan selir pada zaman kerajaan ? Bagaimana jika dibandingkan dengan zaman sekarang ? Apakah masih ada sistem seperti ini ?

Raja dan Kekuasaannya

Raja adalah pemimpin kerajaan dengan kekuasaan yang tak terbatas, berbeda dengan presiden yang kekuasaannya tidak tak terbatas dan diatur undang-undang. Raja mah bebas, melakukan apa saja sesuka hati.

Wajar kalau banyak raja yang otoriter, apa yang ia mau harus dituruti. Mengabdi kepada raja, melakukan segalanya demi raja dan mati demi raja adalah sebuah kehormatan pada zaman itu.

Ratu dan Keistimewaannya



Ratu adalah sebutan untuk istri sah raja, ratu dinikahi secara formal oleh kerajaan. Dipersunting dengan tata cara dan tradisi yang ribet sesuai dengan aturan yang dibuat raja sebelumnya.

Ratu bertugas mendampingi raja memerintah kerajaan, ratu juga memiliki kekuasaan namun masih lebih rendah dibanding raja. Ratu juga bertugas melayani raja layaknya suami istri.

Ratu adalah wanita yang paling dimanja di sebuah kerajaan. Ratu mendapat pelayanan terbaik dari bawahan perempuannya yang disebut dayang. Dayang adalah para perempuan yang bertugas melayani ratu.

Ratu juga mendapat perawatan tubuh terbaik dari kerajaan. Untuk mempertahankan kecantikannya dan agar tidak tersaingi oleh perempuan lain. Biasanya ratu memusuhi perempuan yang lebih cantik darinya di kerajaannya. Dia takut raja akan mengangkatnya sebagai selir.

Selir dan kemampuan menggodanya

Selir adalah sebutan untuk wanita pelayan raja atau pejabat tinggi kerajaan. Selir dipilih sendiri oleh raja dengan jumlah sesuka hati raja. Selir biasanya dipilih karena cantik dan menggoda hati raja.

Tugasnya adalah melayani raja di luar dan di dalam. Ibaratnya seperti istri sampingan. Meskipun demikian, kehidupan selir biasanya dijamin raja, meskipun mungkin akan mendapatkan tekanan dari ratu.

Saya tidak tahu apakah ada selir laki-laki di kerajaan ? Padahal beberapa kerajaan di Indonesia pernah dipimpin oleh ratu. Namun sistem patrilinial yang dominan mungkin hanya mewajarkan laki-laki untuk mencari selir, sementara perempuan yang mencari selir laki-laki mungkin dianggap tabu.

Meskipun demikian, ratu juga sering mengangkat pelayan laki-laki sebagai pelindungnya di saat tidak ada raja di sisinya.

Hubungan Raja, Ratu dan Selir



Hubungan Raja, Ratu dan Selir adalah seperti suami, istri dan wanita simpanan. Ratu boleh menuntut raja secara resmi, namun selir mungkin harus mencari cara yang agak cerdik untuk melunakan raja dan menuntut sesuatu.

Raja wajib melayani ratu dan melindungi ratu, namun tidak untuk selir. Yang melindungi selir adalah pasukan kerajaan. Selir juga harus tunduk kepada ratu, tidak boleh berharap dicintai oleh raja lebih dari cinta raja terhadap ratu.

Anak ratu adalah pangeran atau putri. Pangeran dipersiapkan untuk memimpin kerajaan dan kerajaan bagian yang masih dikuasai kerajaan itu. Anak selir disebut apa ya ? saya juga belum terlalu jelas. Namun anak selir biasanya mendapat jatah untuk menjadi pejabat dan petugas-petugas lain yang diistimewakan raja.

Itulah sekelumit kisa rumah tangga kerajaan yang menyangkut hubungan rumit raja, ratu dan selir. Tidak semua berjalan baik namun tidak semua kacau. Tergantung bagaimana raja pintar-pintar mengaturnya karena tidak ada undang-undang tertulis yang mengatur hubungan mereka.

BACA JUGA : ENAKNYA MENJADI RAJA PADA ZAMAN DAHULU

Zaman dulu vs sekarang

Tipe-tipe raja zaman dahulu adalah orang yang gila kawin, apalagi tidak ada aturan yang membatasinya. Kalau jaman sekarang di Indonesia ada undang-undang perlindungan perempuan. Jadi kalau mau sama perempuan ya harus dinikahi, tidak bisa seenaknya.

Kesimpulannya, saya merasa perempuan di zaman republik ini lebih dihormati oleh negara dan dijamin haknya setara dengan laki-laki. Tergantung sekarang bagaimana perempuan bisa menjaga kehormatannya di mata negara dan hukum yang berlaku.

Sumber : Cerita kerajaan zaman dulu, sejarah kerajaan di Indonesia dan film-film kolosal
Salam dari Terketik : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. Terketik berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke lionitalestari@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar