Skip to main content

Perencanaan Strategis untuk korporasi dan divisi


Perusahaan yang menjalankan bisnis memerlukan perencanaan yang strategis untuk melanjutkan kegiatan bisnisnya. Perencanaan strategis berhubungan dengan rencana jangka panjang yang akan berimplikasi cukup besar pada perusahaan. untuk itu perencanaan strategis harus dimatangkan. Perencanaan strategis ini juga bisa mencakup bagian divisi perusahaan.


Perencanaan Strategis untuk korporasi dan divisi


Perusahaan-perusahaan korporasi atau perusahaan yang mempunyai beberapa divisi perlu menetapkan perencanaan strategis yang handal, agar perusahaan tersebut dapat survive (bertahan) dari berbagai kondisi perekonomian yang ada. Adapun kegiatan perencanaan ini terdiri dari 4 kegiatan,yakni:

Menetapkan misi perusahaan

langkah ini adalah  suatu penetapan rencana tentang tujuan dan sasaran dari perusahaan itu. Misi ini dibuat dan direvisi secara berkala disesuaikan dengan kondisi ekonomi dan pasar sehingga akan memicu para manager dan bawahannya untuk tetap memfokuskan pada misi tersebut.

Menetapkan unit usaha strategis (Strategic Business Unit – SBU)

Semakin berkembang dan membesarnya perusahaan maka membentuk unit usaha yang startegis mutlak diperlukan. Hal ini menjaga dan membantu core business yang utama tetap berjalan. Dan setiap SBU memiliki 3 karakteristik, yaitu:

  1. Merupakan kelompok usaha terkait yang terpisah dari bagian usaha; 
  2. Memiliki kolompok persaing tersendiri;
  3. Memiliki manager yang bertanggung jawab dalam perencanaan strategis dan kinerja laba serta pengendaliannya.

Mengalokasikan sumber daya untuk tiap SBU

Apa yang dimaksud sumber daya adalah sumber dana, SDM, dan perangkat yang berkaitan dengan SBU tersebut, sehingga SBU tersebut dapat survive dan memberikan kontribusi bagi korporasi usaha.

Merencanakan usaha baru

Dalam merencanakan usaha baru, perusahaan biasanya memiliki tiga pilihan alternatif bisnis, diantaranya adalah :
  1. Pertama, dengan mengidentifikasi peluang yang tumbuh dalam bisnis perusahaan saat ini (peluang pertumbuhan intensif), 
  2. Kedua, dengan mengidentifikasi peluang untuk membangun atau memperoleh bisnis yang berkaitan dengan bisnis perusahaan saat ini (peluang pertumbuhan integratif), 
  3. Ketiga, dengan mengidentifikasi peluang untuk menambah bisnis menarik yang tidak ada kaitannya dengan bisnis perusahaan saat ini (peluang pertumbuhan diversifikasi).

Demikianlah mengenai Perencanaan Strategis untuk korporasi dan divisi, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi pembaca. Sekian dan terima kasih, jangan lupa like fansfage kami.
Salam dari Terketik : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. Terketik berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke lionitalestari@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar