Skip to main content

Perencanaan Strategis Unit Bisnis


Perencanaan Strategis Unit Bisnis


Proses perencanaan Strategis unit bisnis terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut ini :

1. Visi dan Misi Bisnis

Misi adalah apa yang harus dilakukan oleh suatu organisasi hingga berhasil. Sedangkan visi adalah cara pandang jauh ke depan, ke mana organisasi harus dibawa, agar organisasi tersebut tetap eksis (akan menjadi apa bisnis kita)

2. Analisis SWOT

Analisis SWOT dalah evaluasi terhadap keseluruhan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Tercakup di sini pemantauan lingkungan pemasaran internal dan eksternal.

2.1  Analisis Lingkungan Eksternal (Analisis Peluang dan Ancaman)

Suatu unit bisnis harus memantau lingkungan makro (demografi-ekonomi, teknologi, politik, hukum dan sosial-budaya) dan pelaku lingkungan mikro utama (pelanggan, pesaing, saliran distribusi, pemasok) yang mempengaruhi kemampuannya memperoleh laba.

2.2  Analisis Lingkungan Internal (Analisis Kekuatan dan Kelemahan)

Setiap unit bisnis harus melakukan evaluasi terhadap kekuatan dan kelemahannya secara periodik. Setiap unit bisnis tidak perlu memperbaiki setiap kelemahannya ataupun merasa bangga dengan kekuatannya.

Terkadang suatu unit bisnis gagal bukan karena departemen-departemennya tidak memiliki kekuatan yang dibutuhkan, melainkan karena mereka tidak bekerja sama sebagai sebuah tim.

3. Perumusan Sasaran

Setiap perusahaan membuat analisis SWOT, dapat mengembangkan sasaran spesifik untuk suatu periode perencanaan. Tahap proses perencanaan strategis dinamakan perumusan sasaran, dimana unit bisnis menentukan tujuan sendiri dan melakukan pengelolaan usaha sesuai tujuannya (Management by-Objectives-MBO) dapat bekerja dengan baik, tujuan-tujuan bisnis harus memenuhi empat kriteria:

-    Tujuan harus diurutkan secara hirarkis, dari yang paling penting sampai yang kurang penting
-    Apabila memungkinkan, tujuan harus dinyatakan secara kuantitatif
-    Sasaran-sasaran harus realistis
-    Tujuan-tujuan perusahaan harus konsisten

4. Perumusan Strategi

Sasaran menunjukkan apa yang ingin dicapai oleh suatu unit bisnis, strategi adalah suatu rencana permainan untuk mencapainya. Setiap unit bisnis harus merancanag strategi untuk mencapai tujuannya.

Strategi Generik Porter

Michael Porter telah mengemukakan tiga strategi umum yang memberikan awal yang bagus bagi pemikiran strategis: keunggulan biaya secara keseluruhan, diferensiasi, dan fokus.

a. Keunggulan biaya secara keseluruhan

Bisnis bekerja keras untuk mencapai biaya produksi dan distribusi yang terendah, sehingga harganya menjadi lebih rendah daripada pesaing dan mendapatkan pangsa pasar yang besar.

b. Diferensiasi

Unit bisnis berkonsentrasi untuk mencapai kinerja yang terbaik dalam memberikan manfaat bagi pelanggan yang dinilai penting oleh sebagian besar pasar.

c. Fokus

Bisnis memfokuskan diri pada satu atau lebih segmen pasar yang sempit daripada mengejar pasar yang lebih besar. Perusahaan memahami kebutuhan segmen itu dan mengejar kepemimpinan biaya atau diferensiasi dalam segmen sasaran.

5. Perumusan dan Implementasi Program

Setelah unit bisnis mengembangkan strategi utamanya, unit bisnis tersebut harus mengembangkan program pendukung yang terinci. Strategi pemasaran yang besar dapat disabotase oleh implemantasi yang jelek.

Kalau unit bisnis memutuskan untuk unggul dalam teknologi, unit bisnis tersebut harus merencanakan program untuk memperkuat departemen litbangnya, mengumpulkan intelejen teknologi, mengembangkan produk mutakhir, melatih para staf penjual teknis, dan membuat iklan untuk mengkomunikasikan keunggulan teknologinya.

6. Umpan Balik dan Pengendalian

Ketika melaksanakan strateginya, perusahaan perlu menelusuri hasilnya dan memantau perkembangan baru. Beberapa lingkungan bersifat stabil dari tahun ke tahun. Yang lain perlahan-lahan berevolusi dengan urutan yang dapat diperkirakan.

Namun, ada juga lingkungan yang mengalami perubahan yang besar, cepat dan tidak dapat diramalkan. Meskipun demikian, perusahaan dapat memperhitungkan satu hal. Pasar akan berubah; ketika itu terjadi, perusahaan harus meninjau ulang dan merevisi kegiatan pelaksanaan, program, strategi, atau bahkan tujuannya.

Kesesuaian strategi perusahaan dengan lingkungan akhirnya akan berkurang karena perubahan lingkungan pasar hampir selalu lebih cepat Sekali organisasi gagal untuk menanggapi perubahan lingkungan, akhirnya akan semakin sulit baginya untuk meraih kembali keunggulannya.


Demikianlah mengenai Perencanaan Strategis Unit Bisnis, semoga bermanfaat dan menambah wawasan bagi pembaca. Sekian dan terima kasih.
Salam dari Terketik : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. Terketik berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke lionitalestari@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar