Skip to main content

Teks Eksplanasi : Pengertian, Struktur, Ciri dan Contohnya

Teks eksplanasi merupakan rangkaian teks yang sifatnya memaparkan secara logis proses dari sesuatu yang berlangsung dengan cara alamiah. Teks eksplanasi menjelaskan terjadinya sesuatu secara beruntun dari awal mula hingga hasil akhirnya.

Materi yang diberikan dalam teks eksplanasi mengharapkan agar pembaca dapat mengetahui secara jelas bagaimana sesuatu terjadi. Atau bagaimana sebuah kejadian berlangsung.

Di sekolah kita diajarkan untuk mendalami struktur teks eksplanasi yang terdiri dari bagian-bagian yang memperlihatkan pendapat umum, jajaran penjelasan dan interpretasi (meskipun tak selalu ada).

Contoh teks eksplanasi misalnya penyebab terjadinya hujan, proses pembuatan kue kering, langkah-langkahmendirikan tenda, perjalanan wisata  di  raja ampat dan lain sebagainya

Struktur teks ekplanasi

Struktur teks eksplanasi terdiri dari tiga kerangka utama yaitu pendapat umum, penjelasan dan penutup yang disajikan di akhir teks.

Ciri teks ekplanasi

Adapun ciri-ciri teks eksplanasi secara umum adalah sebagai berikut :
  • Teks eksplanasi memanfaatkan kata kerja perbuatan.
  • Teks eksplanasi memanfaatkan frasa nominal atau frasa adverbial.
  • Teks eksplanasi memakai nomina umum dan nomina abstrak. 
  • Teks eksplanasi memakai konjungsi di waktu dan konjungsi dikarenakan akibat.
  • Dalam struktur penulisan teks eksplanasi biasanya mempunyai pola dalam tiap penulisannya yang mengandung pendapat umum, jajaran penjelasan dan interpretasi.

Contoh teks ekplanasi

Berikut merupakan contoh teks eksplanasi yang menjelas tentang fenomena tsunami :

Tsunami adalah istilah yg diberikan bersama asal usul kata dari bahasa jepang, adalah “Tsu” & “nami” dgn mempunyai arti yg berlainan di mana Tsu berarti Pelabuhan & Nami berarti Gelombang. Sedangkan, para ilmuwan seterusnya mengartikannya adalah “Gelombang Pasang” atau Tidal Wave) atau gelombang laut yg diakibatkan oleh adanya gempa atau Seismic sea waves. Tsunami merupakan sebuah gelombang laut akbar yg datang dengan cara langsung & tiba-tiba menerjang seluruhnya kawasan pantai. Gelombang Tsunami terbentuk oleh adanya gerakan gunung merap yg hasilnya meletus terhadap permukaan bahwa laut. Gelombang ini mempunyai ukuran yg gede maka bisa mengakibatkan banjir & hasilnya berujung kepada kerusakan saat menghantam seluruhnya yg ada adi daratan pantai.

Pembentukan tsunami muncul waktu permukaan basic laut jadi naik turun kepada sepanjang patahan sewaktu berlangsung gempa tersebut. Patahan tersebut bakal menyebabkan terganggunya keseimbangan terhadap air laut. Patahan yg agung tersebut dapat menimbulkan tenaga gelombang yg amat gede. Selanjutnya, sekian banyak ketika setelah berlangsung gempa sehingga air laut jadi surut. Surutnya air ini berlangsung dikarenakan terhadap patahan gempa bakal menyerap air tersebut ke dalam patahan & hasilnya patahan tersebut selanjutnya bergerak buat menutup, seterusnya air bakal ke luar dari patahan dalam jumlah yg akbar & patahan tersebut bakal menghampas keatas maka menciptakan air jadi terhempas seperti disaat kamu mendorong air dalam ember memanfaatkan tangan kamu sehingga dapat tampak ada gelombang air yg gede bakal muncul. Sample ember & tangan tersebut menggambarkan mengenai gimana tsunami dapat berlangsung. Seterusnya munculnya tsunami dapat saja berlangsung tidak dengan adanya gempa bumi, seandainya lempengan bumi tak bergerak sehingga semuanya bakal aman-aman saja. Tapi rata rata gempa bumi yg bersama akbar 7 skala richter lebih bakal akan memunculkan potensi Tsunami.

Gelombang Tsunami bakal menghempas apa yg ada dihadapannya & membuahkan banjir agung seperti yg sudah berlangsung di Aceh sekian banyak ketika dulu. Selanjutnya kecepatan gelombang Tsunami lebih agung di bandingkan gelombang yg normal, kelajuan gelombang tersebut seputar 700 kilometer per jam, di mana nyaris setara bersama kelajuan pesawat terbang. Dgn kelajuan inilah sehingga Tsunami bakal memunculkan kerusakan yg agung didaratan ibarat kamu main ditepian pantai & dihempaskan oleh ombak yg normal sehingga badan kita seakan terdorong, nah kala itu dalam wujud yg agung sehingga bakal sanggup menghempas bersama keras terhadap badan kamu. Lebih-lebih ombak tsunami tersebut setinggi 50 atau 100 m & tersebar ke tiap-tiap arah. Selanjutnya yg mensupport adanya ombak tsunami jadi akbar di lihat dari wujud pantai & kedalaman pantainya. Maka gempa bumi yg berjalan didasar lautan terhadap pantai tersebut bakal berpotensi dalam membuat tsunamin yg teramat berbahaya buat manusia.
Tsunami telah jadi salah satu bencana alam yg sanggup menyebabkan kerusakan yg gede bagi manusia. Kerusakan paling besar yg sanggup dihasilkan oleh Tsunami diwaktu menghantam pemukiman warga maka apapun dapat terseret oleh Tsunami. Oleh dikarenakan itu, kita harus senantiasa waspada & memantapkan persiapan dalam menghadapi bencana Tsunami.

Berdasarkan teks dia jika kita beda struktur teksnya maka akan didapatkan sebagai berikut :

  • Pendapat umum teks eksplanasi ada di paragraf satu.
  • Jajaran penjelasan teks eksplanasi ada pada paragraf kedua dan ketiga.
  • Interpretasi atau penutup teks eksplanasi ada di paragraf keempat.

Nah demikianlah penjelasan mengenai pengertian teks eksplanasi, struktur teks eksplanasi, ciri-ciri teks eksplanasi dan contoh teks eksplanasi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca dan menambah wawasan tentang bahasa indonesia yang baik dan benar.

Salam dari Terketik : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. Terketik berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke lionitalestari@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar