Skip to main content

Mengenal Homo Wajakensis : Sejarah dan Ciri-cirinya


Homo Wajakensis adalah manusia jenis homo yang memiliki umur yang usianya lebih muda daripada jenis Gigantropus dan Pitecantropus. Jenis Homo ini merupakan jenis yang dianggap mendekati manusia modern zaman sekarang.

Dalam Artikel kali ini akan dibahas mengenai Sejarah Kehidupan Homo Wajakensis, Penemuan Homo Wajakensis dan Identifikasi Ciri-ciri Homo Wajakensis.

Sejarah Homo Wajakensis

Manusia purba Homo Wajakensis ini diperkirakan sudah ada sekitar 15.000-40.000 tahun sebelum masehi. Dari hasil penelitian terhadap manusia jenis ini, Homo Wajakensis sebenarnya sama seperti Homo Soloensis, kedua jenis ini berasal dari plestosen tinggi dan telah dikelompokkan pada jenis yang sama.

Manusia jenis Homo Wajakensis memiliki pola hidup menyebar hingga ke bagian timur dan barat benua Australia. Diketahui bahwa rahang atas dan rahang bawah dari manusia purba ini ternyata sama dengan yang dimiliki manusia purba dari ras Australoid.

Diukur dari volume otak, manusia purba jenis Homo Wajakensis sudah mendekati volume otak manusia modern zaman sekarang. Jadi disimpulkan bahwa manusia purba jenis ini adalah manusia sejati (Homo).

Lokasi Penemuan Homo Wajakensis

Homo Wajakensis bukanlah salah satu jenis manusia kera seperti yang ditujukan terhadap manusia purba sebelumnya. Homo didefinisikan sebagai manusia purba yang sudah memiliki pemikiran cerdas dan memiliki akal. Di Indonesia sendiri juga pernah ditemukan jenis Homo Wajakensis.

Fosil Manusia Purba jenis Homo wajakensis untuk pertama kali ditemukan oleh van Riestchoten pada tahun 1889. Lokasinya ada di sebuah ceruk di lereng pegunungan Karst di sebelah barat laut Campurdarat, dekat Tulungagung, Jawa Timur.

Sementara manusia wajak kedua berhasil ditemukan di tempat yang sama oleh Eugene Dubois pada tahun 1890. Diperkirakan manusia Wajakensis inilah yang menjadi asal mula sub-ras Melayu Indonesia dan turut pula berevolusi menjadi ras Austromelanesoid sekarang.

Ciri-ciri Homo Wajakensis

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa Homo Wajakensis merupakan jenis manusia purba yang paling mirip dengan manusia sekarang sehingga ciri-ciri fisiknya kurang lebih hampir sama dengan ciri-ciri fisik yang dimiliki manusia zaman sekarang ini.

Berikut ini adalah poin-poin pokok ciri-ciri manusia purba yang bisa ditemukan pada manusia jenis Homo Wajakensis :

  • Muka datar dan lebar
  • Hidung lebar dan bagian mulut menonjol (maju)
  • Dahinya agak miring dan diatas mata terdapat busur dahi yang nyata
  • Pipinya menonjol ke samping
  • Kapasitas otaknya bisa lebih dari 1300 cc, dan volume otak yang berukuran 1350cc-1450cc
  • Berat badan dari 30 – 150 kg
  • Tinggi badan 130 – 210 cm
  • Jarak antara hidung dan mulut masih jauh
  • Perawakannya masih seperti kera tetapi sudah berdiri tegak
  • Cara berjalan sudah lebih tegak
  • Otot dan Tulang besar
Jika masih tertarik mempelajari sejarah manusia khususnya sejarah dan perkembangan manusia di Indonesia, maka ada baiknya juga membaca tentang :
Nah demikianlah mengenai Sejarah Homo Wajakensis, Penemuan Homo Wajakensis dan Ciri-ciri Homo Wajakensis. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan pembaca.
Salam dari Terketik : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. Terketik berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke lionitalestari@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar