Skip to main content

Pengertian Pedagang, Jenis dan Sistem Transaksinya


Pengertian Pedagang

Menurut Basu Swasta, pedagang adalah suatu lembaga atau individu yang melakukan usaha kegiatan menjual barang kepada konsumen akhir untuk keperluan pribadi (non bisnis). Pedagang merupakan penyewa dari sebuah tempat/kios yang dikelola oleh pengelola suatu bangunan.

Pengelolaan terhadap suatu badan usaha perbelanjaan biasanya lebih banyak dikelola oleh pihak pemerintah atau bekerja sama dengan pihak lembaga-lembaga tertentu/swasta, misalnya  :
  • Pemerintah setempat menyediakan tempat atau lokasinya. Sedangkan pembiayaan bangunannya oleh pihak swasta atau sebaliknya. Untuk pembagian untung ruginya ditanggung bersama sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.
  • Pengelolaan yang dilakukan oleh pihak swasta, penyediaan tempat atau lokasinya, pembangunannya dan operasionalnya ditanggung sendiri, juga keuntungan dan kerugiannya. Sedangkan pihak pemerintah hanya memungut pajak.

Secara terperinci, fungsi-fungsi dan kegiatan yang dilakukan pedagang adalah sebagai berikut : pengangkutan, penyimpanan, pembelanjaan, mencari konsumen, menjalankan kegiatan promosi, memberikan promosi dan informasi, melakukan pengepakan dan pembungkusan dan mengadakan penyortiran.

Baca Selengkapnya tentang Definisi Pedagang Menurut Para Ahli "DISINI"

Jenis Pedagang

Secara garis besar, pedagang dapat digolongkan menjadi dua, yaitu  :

1. Pedagang Besar/Grosir (wholesale)



Pedagang besar adalah meliputi segala aktivitas marketing yang menggerakkan barang-barang dari produsen ke pedagang eceran. Pedagang ini biasnya menyediakan barang yang hanya bisa dibeli dalam tertentu dan masih dalam bungkus.

2. Pedagang Eceran

Pedagang eceran adalah satuan kegiatan menjual barang dan jasa kepada konsumen akhir. Pedagang eceran merupakan mata rantai terakhir dalam penyaluran barang dari produsen kepada konsumen.

Selengkapnya tentang Pedagang Eceran "BACA DISINI"

Jenis Sistem Transaksi

Dalam melaksanakan transaksi jual beli, ada tiga macam pelayanan menurut Nadine Beddington, yang diberikan dari pedagang kepada pembeli, yaitu  :

1. Self Service (swalayan)

Pengunjung memilih dan mengambil sendiri barang-barang yang hendak di beli dari rak-rak yang tersedia, lalu membawanya ke kasir untuk dibayar. Pelayanan seperti ini biasanya diterapkan pada supermarket yang menjual barang kebutuhan sehari-hari.

2. Self Selection (sewa pilih)

Pembeli dapat memilih langsung barang yang dibeli lalu menyerahkannya kepada pramuniaga untuk dibuatkan bukti pembelian. Barang tersebut dapat diambil setelah melakukan pembayaran di kasir. Pelayanan ini sering terdapat pada toserba.

3. Personal Service (pelayanan pribadi)

Merupakan cara pelayanan tradisional. Disini pembeli akan mendapatkan pelayanan sepenuhnya dari pramuniaga dalam arti juga dapat berkonsultasi, misalnya pada toko pakaian.

Demikianlah mengenai pedagang dan sistem transaksinya, semoga bermanfaat. Terima kasih.
Salam dari Terketik : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. Terketik berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke lionitalestari@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar