Skip to main content

Reaksi Tubuh Terhadap Suhu Panas Dan Dingin

Reaksi Tubuh Terhadap Suhu


Reaksi tubuh sangat dipengaruhi oleh suhu lingkungan. Suhu tubuh harus tetap sekitar 370C. Jika suhu tubuh lebih rendah dari 250C atau lebih tinggi dari 550C, orang akan mati. Karena itu dalam tubuh ada organ tertentu yang bertugas mempertahankan suhu tubuh ini.  Organ itu adalah hypothalamus.

 

Reaksi Tubuh Terhadap Panas


Kalau suhu lingkungan meningkat, hypothalamus akan merangsang pembesaran pori-pori kulit, percepatan peredaran darah, pengeluaran keringat, dan reaksi-reaksi tubuh lain yang bertujuan untuk mengurangi panas tubuh yang berlebihan. Kalau upaya reaksi tubuh gagal mempertahankan suhu tubuh, kemungkinan akan terjadi hal-hal sebagai berikut :

 

a. Heat exhaustion

Rasa lelah yang sangat kuat akibat panas disertai dengan rasa mual, sakit kepala dan gelisah

 

b. Heat Stroke

Delirium (mengigau), koma (tidak sadar), dan akhirnya meninggal dunia akibat otak terserang panas berlebihan.

 

c. Heat asthenia

Jenuh, sakit kepala, gelisah, mudah tersinggung, nafsu makan kurang, dan tidak bisa tidur (insomnia) dengan sebab tidak jelas.

 

d. Serangan jantung

Jantung bekerja terlalu kuat mengedarkan darah ke seluruh tubuh untuk menurunkan suhu.

Reaksi penyesuaian diri dari suatu lingkungan dengan suhu tertentu ke lingkungan lain yang suhunya berbeda disebut acclimatization (aklimatisasi). Penyesuaian ini tidak hanya terhadap suhu lingkungan itu sendiri acclimation , melainkan juga terhadap faktor-faktor lain yang juga mempengaruhi penginderaan suhu, seperti tekanan udara, kuatnya angin, dan kelembaban.

Kelembaban yang tinggi, misalnya, akan mempersulit penguapan cairan tubuh dan akan menyebabkan penginderaan suhuyang lebih tinggi juga. Demikian pula angin yang berhembus bisa mempercepat penguapan di permukaan kulit sehingga menurunkan penginderaan suhu lingkungan. Menurut berbagai penelitian, aklimatisasi dari lingkungan yang lebih dingin ke yang lebih panas lebih mudah untuk manusia daripada sebaliknya. (Sarwono, 1995:90)

[ads-post]

Reaksi Tubuh Terhadap Dingin




Kalau temperatur tubuh terlalu rendah, reaksi tubuh adalah mengaktifkan mekanisme tubuh yang membangkitkan dan mempertahankan panas , yaitu dengan membangkitkan metabolism, menggigil, menyempitkan pori-pori , dan sebagainya. Tujuannya menjaga agar panas tubuh sebanyak mungkin tinggal di dalam tubuh sendiri. (Sarwono, 1995:91)

 

Perubahan Suhu Mempengaruhi Perilaku




Perubahan suhu akan mempengaruhi prilaku manusia seperti menurut hukum Dodson dan Yerkes, kenaikan suhu hingga batas tertentu akan menyebabkan rangsangan terhadap prestasi namun jika melewati batas ambang tertentu maka hal tersebut dapat mempengaruhi penurunan prestasi.

Pada teori overload, peningkatan suhu yang terlalu tinggi dapat meningkatkan beban psikis sehingga menurunkan attention. Pada teori Behaviourial Constraint, peningkatan suhu lingkungan yang tinggi akan menurunkan persepsi kontrol terhadap lingkungan sehingga akan menurnkan prestasi pula.

Dari hal tersebut terlihat suhu dapat mempengaruhi perilaku manusia baik secara sadar maupun tidak sadar sehingga diperlukan perancangan lingkungan sehingga membuat manusia merasa nyaman dengan suhu termal pada lingkungan yang dirancang.

Demikian Tentang Reaksi Tubuh Terhadap Suhu Panas Dan Dingin, Semoga Bermanfaat.



Salam dari Terketik : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. Terketik berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke lionitalestari@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar