Skip to main content

Pengaruh Polusi Udara Terhadap Psikologis Manusia


Polusi Udara

Pengaruh polusi udara terhadap kesehatan manusia dirasakan hampir oleh seluruh penduduk di kota-kota besar. Hal ini diakibatkan oleh zat monoksida (CO) yang berasal dari kendaraan bermotor, industri-industri dan sebagainya yang menggunakan bahan bakar minyak bumi sebagai sisa dari pembakaran dalam jumlah yang besar.

Ini tentu sangat berbahaya bagi manusia karena jumlah CO2 yang terhisap oleh manusia akan menghambat fungsi jaringan-jaringan tubuh manusia dalam menyerap 02 (oksigen). Gejala-gejala yang dapat ditimbulkan, seperti : gangguan penglihatan, pendengaran, parkinsonisme, epilepsy, pusing-pusing, jenuh, gangguan ingatan, kemunduran mental, psikosis, dan kanker.

Polusi udara yang mampu dideteksi oleh manusia adalah polusi yang dapat dilihat dan dicium (berhubungan dengan indera penglihatan dan penciuman). Salah satu polusi yang dapat ditangkap oleh indera mata adalah smog, gabungan dari smoke (asap) dan fog (kabut). Gejala smog adalah kota terlihat samar-samar dari kejauhan karena tertutup kabut.

Gejala ini pernah terjadi di London dan kota Jakarta pun dikabarkan pernah mengalami smog. Polusi yang dapat ditangkap oleh indera penciuman, seperti bau got yang kotor, bau gas, bau asap knalpot, dan bau keringat.

Selain menggunakan indera, polusi udara juga dapat dikenali dari sumber polusinya. Contohnya kota yang banyak mobilnya memilki tingkat polusi yang tinggi, arus lalu lintas yang macet lebih tinggi tingkat polusinya dibanding jalan bebas hambatan, curah hujan yang rendah dan tingginya gedung-gedung pencakar langit juga dapat mengakibatkan polusi akibat udara tidak dibersihkan, wilayah kumuh pun memiliki kemungkinan pulsi yang tinggi.

[ads-post]

Pengaruh Polusi Udara Terhadap Psikologis

Polusi udara juga dapat mempengaruhi psikologis manusia, contohnya bau sampah tetangga dapat menyebabkan hubungan yang tidak baik antar tetangga, polusi udara juga dapat menyebabkan orang-orang enggan berpergian tanpa AC untuk menyaring udara kotor.

Salah satu penyebab polusi udara yang sulit dihilangkan adalah asap rokok. Selain berbahaya bagi kesehatan perokok dan orang-orang disekitarnya, asap rokok juga dapat menganggu hubungan sosial perokok dan orang-orang disekitarnya. Uniknya, bagi kalangan yang memang merokok, rokok dapat juga menjadi hal yang mengkrabkan satu sama lain.

Untuk itu budaya merokok tumbuh bahkan saat usia remaja. Tetapi menghentikan produksi rokok menjadi hal yang kontroversi mengingat pabrik rokok juga mampu menyerap jumlah tenaga kerja dalam jumlah besar.

Salam dari Terketik : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. Terketik berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke lionitalestari@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar