Skip to main content

Pengertian Jasa, Ciri-ciri Jasa dan Jenis-jenis Jasa

A. Pengertian jasa menurut para ahli

Pernahkah kita mendengar tentang jasa ?  Dalam dunia ekonomi jasa merupakan hasil keluaran yang tak berwujud yang dikeluarkan oleh penyedia jasa kepada konsumen pengguna jasa.  Lalu apakah jasa ini sebenarnya ?

Untuk lebih jelasnya mengenai pengertian jasa terdapat beberapa ahli pemasaran yang telah memberikan definisinya mengenai jasa.  Adapun para ahli tersebut adalah sebagai berikut :

1. Kloter

Menurut kloter dalam lipiyoadi (2014:7) yang mengatakan bahwa jasa adalah setiap tindakan maupun kegiatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lainnya  yang pada dasarnya tak berwujud dan tidak mengakibatkan suatu perpindahan kepemilikan apapun.  Jadi produksi jasa mungkin berkaitan dengan profesi fisik atau tidak.

2. Zethaml dan Bitner

Menurut Zethaml dan Bitner (1996) dalam liyoadi (2014:7) menjelaskan bahwa jasa berupa batasan sebagai berikut : " jasa merupakan semua aktivitas ekonomi yang hasilnya tidak berbentuk produk fisik atau konstruksi yang umum dihasilkan dan dikonsumsi secara bersamaan serta memberikan nilai tambah seperti kenyamanan,  hiburan, kesenangan maupun kesehatan kepada konsumen.

3. Mursid

Menurut Mursid (2003:116) menjelaskan bahwa jasa merupakan kegiatan yang mampu diidentifikasikan secara tersendiri,  pada hakekatnya bersifat tidak teraba,  untuk memenuhi suatu kebutuhan dan tidak harus terikat pada suatu penjualan produk maupun jasa lainnya.

4. Gaspersz

Menurut gaspersz, (1997) menjelaskan bahwa jasa adalah suatu hasil yang diciptakan melalui aktivitas dalam keterkaitan antara pemasok dan pelanggan dan melalui aktivitas internal pemasok,  untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

5. Youeti

Menurut Youeti, (2001) menjelaskan bahwa pengertian jasa merupakan suatu produk yang tidak nyata yang tercipta dari hasil kegiatan timbal balik antara pemberi jasa dan penerima jasa melalui suatu atau beberapa aktivitas untuk memenuhi kebutuhan penerima jasa.

Berdasarkan paparan para ahli diatas maka dapat saya simpulkan bahwa pengertian jasa adalah kumpulan tindakan atau aktivitas tertentu yang dapat dilakukan oleh penyedia jasa guna memenuhi kebutuhan penerima jasadalam rangka memberikan nilai  tambah yang tidak berwujud seperti hiburan,  kesenangan,  kesehatan,  kenyamanan,  maupun pemecahan masalah.

B. Ciri-ciri jasa


Tjiptono (2000:15-18) menyebutkan bahwa ciri-ciri jasa adalah sebagai berikut :

Intangibility


Jasa adalah hal yang berbeda dengan barang.  Jasa bersifat intangible yaitu suatu  keadaan yang tak mampu dilihat,  dirasa,  didengar,  diraba maupun dicium sebelum dibeli.  Jadi ada dua pengertian yakni sebagai berikut :
  • Sesuatu yang tidak dapat disentuh dan juga dirasakan dengan panca indra
  • Sesuatu yang tidak mudah didefinisikan, diformulasikan atau dipahami secara rohaniah

Inseparability

Tidak seperti barang yang dapat disimpan dalam suatu tempat,  jasa tidak mengenal tempat penyimpanan.  Karena jasa juga bersifat tidak dapat dipisahkan artinya jasa yang dihasilkan juga dikonsumsi secara bersamaan. Efektivitas individu yang menyampaikan jasa kepada penerima jasa merupakan suatu unsur yang penting untuk menilai tingkat kepuasan sebuah jasa

Variability

Jasa bukanlah merupakan produk yang dapat dicetak dalam bentuk dan ukuran yang sama dari waktu ke waktu.  Sifat jasa sangat variabel dan tidak dapat distandarisasikan.  Jasa memiliki banyak  sekali variasi dalam bentuk,  kualitas maupun jenis.  Hal ini bergantung kepada siapa,  kapan dan juga dimana jasa tersebut dihasilkan.

Perishability


Jika suatu barang memiliki waktu kadaluarsa sehingga ada upaya pengawetan,  maka berbeda dengan jasa yang merupakan barang yang tidak tahan lama dan tentunya tidak dapat disimpan. Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa jasa dihasilkan dan digunakan secara bersamaan,  sehingga jasa akan berlalu begitu saja tanpa ada tingkat keawetan.

Sementara menurut Sumarni (2002:28)  yang menjelaskan bahwa jasa mempunyai setidaknya 4 karakteristik yaitu sebagai berikut yang saya jelaskan dengan bahasa sendiri :

Tidak berwujud

Jasa merupakan hal yang tidak nampak,  tidak dapat dicicipi atau dirasakan sebelum dikonsumsi.  Karena itu maka pihak pembeli atau pengguna jasa perlu memiliki keyakinan penuh kepada penyedia jasa.  Sedangkan di sisi lain,  penyedia jasa juga harus mampu berupaya agar jasa tersebut benar-benar memiliki manfaat yang efektif terhadap pengguna jasa.

Tidak dapat dipisahkan ataupun diwakilkan

Tidak seperti barang yang memiliki  barang subtitusi atau barang pengganti, jasa tidak dapat digantikan atau diwakilkan.  Dengan demikian maka konsumen harus berada  pada saat jasa tersebut diproses.  Jadi dapat dikatakan bahwa konsumen terlibat dalam proses produksi jasa.

Tidak tahan lama

Jasa tidak dapat disimpan sebagai persediaan yang sama layaknya produk fisikal.  Jasa memiliki nilai saat membeli jasa membutuhkan pelayanan dari penyedia jasa. Sehingga seringkali penerimaan jasa akan berfluktuasi atau naik turun seiring berjalannya waktu.

Keanekaragaman

Jasa bergantung siapa yang menyediakannya,  kapan waktu pelayanannya dan dimana tempat diberikan-nya suatu jasa tersebut.

3. Jenis-jenis jasa



Ada beberapa jenis-jenis jasa yang dikategorikan berdasarkan karakteristik masing-masing jasa  yang ada.  Adapun jenis-jenis jasa adalah sebagai berikut :

Usaha rumah tangga

Jasa yang satu ini mencakup banyak hal yang ada dalam rumah tangga.  Misalnya :  jasa untuk membersihkan rumah,  jasa untuk memperbaiki rumah maupun jasa untuk merawat kebun di rumah.  Adapun penyedia jasa usaha rumah tangga ini biasa kita kenal dengan asisten rumah tangga ataupun pembantu rumah tangga.

Jasa  perumahan

Jasa-jasa ini misalnya penyewaan kamar hotel, villa ataupun penginapan.  Jasa sewa apartemen,  kos-kosan  ataupun jasa sewa gudang.

Jasa hiburan dan rekreasi

Jasa ini meliputi kegiatan yang dapat memberikan nilai tambah kesenangan dan hiburan bagi para penerima jasanya.  Misalnya jasa sewa kursi bioskop,  sewa wahana hiburan seperti roller coaster,  kolam renang  dan wahana hiburan lainnya.

Jasa perawatan pribadi

Jasa jasa perawatan pribadi biasanya berhubungan dengan penampilan seseorang.  Jasa ini misalnya perawatan kecantikan,  pijat,  spa,  salon dan lain sebagainya.

Jasa kesehatan

Jasa yang satu ini merupakan jasa yang sangat vital jika seseorang mengalami masalah pada kesehatan karena biasanya berhubungan dengan nyawa seseorang.  Jasa kesehatan misalnya adalah perawatan di rumah sakit,  jasa melahirkan di bidan,  terapi kesehatan,  pengobatan di puskesmas dan lain sebagainya.

Jasa bisnis

Jasa bisnis adalah jasa yang berhubungan dengan  kegiatan bisnis seseorang atau perusahaan dalam rangka meningkatkan pendapatan mereka.  Jasa bisnis meliputi jasa marketing,  jasa akuntansi,  konsultasi bisnis,  konsultasi pajak dan lain sebagainya.

Jasa komunikasi

Jasa komunikasi adalah jasa yang menyediakan kegiatan penyampaian informasi dari suatu pihak ke pihak lain.  Contoh dari jasa ini misalnya jasa pengiriman surat ke kantor pos,  jasa penggunaan data internet oleh operator seluler dan lain sebagainya.

Jasa transportasi

Jasa transportasi digunakan saat kita membutuhkan proses perpindahan orang atau barang dari suatu tempat ke tempat  tujuan.  Jasa ini termasuk jasa angkutan darat seperti taxi, bus maupun  ojek.  Jasa angkutan laut meliputi kapal penumpang maupun kapal kargo. Jasa angkutan udara pesawat maupun helikopter.

Jasa keuangan

Jasa keuangan adalah jasa yang bertujuan untuk membantu mengelola keuangan  konsumen.  Jasa ini misalnya jasa simpan pinjam di bank, leasing  maupun pajak

Jasa pendidikan

Dasar pendidikan adalah sesuatu yang sangat penting dalam mencetak generasi bangsa yang memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik.  Jasa pendidikan meliputi jasa guru di sekolah,  jasa guru les,  les privat  untuk tujuan tertentu seperti mengemudi  maupun jasa guru rohaniawan seperti guru ngaji.

Demikianlah tentang jasa. Artikel ini ditulis ulang sumber aslinya menggunakan bahasa penulis  untuk dapat lebih mudah dimengerti oleh pembaca.

BACA JUGA : TABEL PERBEDAAN BARANG & JASA LENGKAP

Credits :

Rambat Lupiyoadi, Manajemen Pemasaran Jasa. Celina Tri Siwi Kristiyanti, Hukum Perlindungan Konsumen. Jakarta, Sinar Grafika, 2014.
http://artikelsiana.com 
Salam dari Terketik : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. Terketik berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke lionitalestari@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar