Skip to main content

Mengenal Lebih Dekat Cara Kerja Autofokus Pada Kamera

Pada saat ini hampir semua kamera yang beredar di pasaran telah dilengkapi dengan autofokus. Autofokus merupakan sistem pada kamera atau lensa atau kombinasi kamera dan lensa yang mampu menentukan ketepatan titik fokusnya dengan bantuan elektronik atau motor listrik.

Penerapan auto fokus pertama pada kamera komersial adalah kamera kompak merk Konica c35 a f yang diperkenalkan sekitar tahun 1978. Sedangkan kamera SLR dengan autofokus TTL yang pertama adalah pentax ME-F yang dikeluarkan pada tahun 1980, pada waktu itu auto fokus hanya untuk digunakan pada lensa tertentu saja.

Ada tiga drive model autofokus, One Shot, continuous dan automatic. Setiap produsen mungkin punya penamaan yang berbeda untuk masing-masing tipe tersebut.

Automatic memungkinkan kamera berganti mode antara continuous AF atau One-shot AF, Tergantung Bagaimana kamera mendeteksi objek yang bergerak ataupun tidak bergerak. Ini merupakan alternatif yang cukup bagus, namun hal ini tidak akurat jika kita menentukan sendiri model tas yang tepat.

Pilihan auto fokus dan manual fokus pada lensa

Walaupun telah menggunakan teknologi yang cukup canggih yang bernama autofokus Namun ternyata kamera masih bisa melakukan kesalahan atau kurang tepat saat menentukan titik fokus suatu objek foto. Inidi misalnya saat ingin memfokuskan pada background atau foreground objek yang memiliki titik fokus yang sulit. Dengan adanya pilihan fokus manual memungkinkan kita menentukan sendiri dengan memutar cincin lensa.

Jumlah Titik Fokus Kamera

Kemampuan atau bisa dilihat dari jumlah titik AF yang bisa kita lihat melalui viewfinder atau pada layar kamera. Kamera biasa umumnya hanya memiliki 9 titik fokus namun untuk kamera Pro bisa memiliki lebih dari 400 titik fokus pada lensanya. Secara teoritis semakin banyak jumlah titik fokus maka semakin fleksibel kita bisa menentukan tetap fokus dalam sebuah frame foto. Adapun titik fokus ini sebenarnya digunakan untuk mendeteksi garis kontras yang ada pada objek.

Ada juga pilihan untuk mengaktifkan seluruh titik AF, dengan begini kamera akan mencari sendiri objek mana yang akan menjadi fokus utamanya biasanya disetting untuk wajah manusia ataupun objek yang terdekat. Jika menggunakan seluruh titik fokus AF akan memperbesar kemungkinan kesalahan fokus atau hasil yang diinginkan menjadi kurang tajam.

Berikut adalah beberapa model autofokus yang biasanya ada pada kamera :

Biasanya produsen kamera menyediakan beberapa pilihan fokus yang bisa digunakan. Seperti yang dibahas sebelumnya, mungkin tidak semua kamera sama, namun tipe yang paling umum sebagai berikut :

Seluruh titik AF aktif

Dengan aktifnya seluruh titik, kamera bisa menentukan fokus objek secara otomatis. Mode ini sangat cocok digunakan untuk pemotretan sehari-hari untuk membuat dokumentasi dalam sebuah kegiatan atau untuk mendapatkan fokus lebih cepat namun seperti yang dikatakan diatas resiko kesalahan fokus pada muda ini lebih besar sehingga kita mungkin memerlukan beberapa kali percobaan untuk bisa memfokuskan apa yang kita ingin foto.

Single AF Point

Memilih suatu titik fokus a f secara manual pada kamera sehingga kamera akan membesarkan fokusnya pada titik yang kita pilih. Mode ini memiliki keunggulan dalam mengunci titik fokus namun akan sangat ditentukan oleh jumlah titik fokus yang bisa dipilih pada lensa.

AF Point Group

Pada kamera yang lebih canggih terdapat opsi ini dimana kita dapat menentukan sekelompok titik AF. Kamera akan membagi titik fokus F menjadi beberapa kelompok. Saat kita menentukan titik mana yang akan difokuskan kamera secara otomatis akan memilih titik fokus di sekitar objek yang kita fokuskan.

Sejatinya tidak ada standar khusus mengenai penamaan autofokus ini karena setiap produsen kamera memiliki Sistem penamaan yang berbeda. Cara yang paling tepat mengetahuinya adalah dengan mempraktekkannya. Karena setiap kamera memiliki tingkat sensitifitas yang berbeda.

Demikian tentang autofokus pada kamera semoga bermanfaat
Salam dari Terketik : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. Terketik berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke lionitalestari@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar