--> Skip to main content

Wah, Ini dia 10 Fakta Tentang Mimpi Manusia

 

Berbicara tentang mimpi, ada banyak misteri tentangnya. namun dari hasil rangkuman beberapa sumber berikut adalah 10 fakta tentang mimpi.

10. Orang Buta pun Mimpi
Orang yang menjadi buta setelah lahir bisa melihat gambar dalam mimpinya. Orang yang terlahir buta tidak melihat gambar apapun, namun memiliki mimpi yang sama jelasnya dengan indra lain mereka tentang suara, bau, sentuhan dan emosi. Sulit bagi orang yang melihat untuk dibayangkan, tapi kebutuhan tubuh akan tidur sangat kuat sehingga mampu menangani hampir semua situasi fisik untuk mewujudkannya.

9. Kita Lupakan 90% Mimpi kita

Dalam 5 menit terbangun, setengah dari mimpi akan dilupakan. Dalam 10 menit, 90% hilang.
Ini karena apa yang kita lihat dalam mimpi tidak sama dengan cara kita melihat benda langsung.

8. Semua Orang Bermimpi

Setiap manusia bermimpi (kecuali dalam kasus gangguan psikologis yang ekstrem). Tapi pria dan wanita memiliki mimpi yang berbeda dan reaksi fisik yang berbeda. Pria cenderung lebih banyak bermimpi tentang pria lain, sementara wanita cenderung bermimpi sama tentang pria dan wanita. Selain itu, baik pria maupun wanita mengalami reaksi fisik terkait seksual terhadap impian mereka terlepas dari apakah mimpinya bersifat seksual. Pria mengalami ereksi dan wanita mengalami peningkatan aliran darah vagina.

7. Terbangun lebih Ingat
Jika kita terbangun dari tidur REM (Rapid Eye Movement), kita lebih mungkin mengingat mimpimu dengan cara yang lebih jelas daripada jika kita terbangun dari tidur malam yang nyenyak.

6. Kita Hanya Mimpi dari Yang Kita Tahu
Mimpi kita sering dipenuhi orang asing yang memainkan bagian-bagian tertentu. Apakah kita tahu bahwa pikiran kita tidak menemukan wajah itu ? Wajah nyata orang nyata yang kita lihat selama hidup kita tapi mungkin tidak tahu atau ingat?

Pembunuh jahat dalam mimpi terakhir kita mungkin adalah orang yang kita lihat sekilas di pom bensin. Kita semua telah melihat ratusan ribu wajah melalui kehidupan kita, jadi kita memiliki persediaan karakter tanpa henti untuk dipakai oleh otak kita selama mimpi kita.

[ads-post]

5. Tidak Semua Mimpi dalam Warna
Orang juga cenderung memiliki tema umum dalam mimpi, yaitu situasi yang berkaitan dengan sekolah, dikejar, berjalan lambat, pengalaman seksual dll. Namun tidak semua mimpi terlihat berwarna, sebagian diantaranya hanyalah klise hitam dan putih.

4. Mimpi bukan tentang apa adanya
Jika kita bermimpi tentang beberapa topik tertentu, tidak jarang mimpi itu adalah tentang hal itu di dunia nyata. Mimpi berbicara dalam bahasa yang sangat simbolis. Pikiran bawah sadar mencoba membandingkan mimpi kita dengan sesuatu yang lain, yang serupa.

3. Quitters memiliki mimpi yang lebih hidup

Orang yang sudah lama mengisap rokok dan berhenti, telah melaporkan mimpi yang jauh lebih hidup daripada yang biasa mereka alami. Selain itu, menurut Journal of Abnormal Psychology: "Di antara 293 perokok yang berpendidikan selama antara 1 dan 4 minggu, 33% melaporkan memiliki setidaknya satu mimpi tentang merokok. Dalam kebanyakan mimpi, subjek menahan diri merokok dan merasakan emosi negatif yang kuat, seperti panik dan rasa bersalah. Mimpi tentang merokok adalah hasil penarikan tembakau, karena 97% subjek tidak memilikinya saat merokok, dan kejadiannya secara signifikan terkait dengan lamanya pantang. Mereka dinilai lebih hidup daripada mimpi biasa dan sama lazimnya dengan kebanyakan gejala penarikan tembakau utama.

2. Rangsangan Eksternal Melanggar Mimpi Kita

Ini disebut Pendirian Mimpi dan inilah pengalaman yang kebanyakan kita miliki di mana suara dari kenyataan didengar dalam mimpi kita dan digabungkan dalam beberapa cara. Contoh serupa (meski kurang eksternal) adalah saat kita secara fisik haus dan pikiran kita memasukkan perasaan itu ke dalam mimpi kita.

1. Kita lumpuh saat kita tidur

Percaya atau tidak, tubuh kita hampir lumpuh saat tidur, kemungkinan besar mencegah tubuh kita untuk tidak memerankan aspek impian kita. Menurut artikel Wikipedia tentang bermimpi "Kelenjar mulai mengeluarkan hormon yang membantu menginduksi tidur dan neuron mengirim sinyal ke sumsum tulang belakang yang menyebabkan tubuh rileks dan kemudian menjadi lumpuh." Inilah kenapa saat mimpi dikejar sesuatu kita seakan tak bisa kabur dan sulit menggerakan kaki.

Demikian tentang mimpi, semoga bermaanfaat.
Salam dari Terketik : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. Terketik berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke lionitalestari@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar