--> Skip to main content

Penasaran, Inilah 5 Cara Kabur dari Korea Utara

Korea Utara adalah salah satu negara terisolasi di dunia. Negara ini secara resmi membatasi komunikasi antara rakyatnya dengan orang luar. Media asing tidak bisa beroperasi tanpa izin pemerintah, dan wisatawan yang berkunjung tidak dapat berinteraksi secara bebas dengan warga Korea Utara.

Pemerintahnya sangat diktator dan mencegah rakyatnya untuk bepergian ke luar negeri. Siapa pun yang macam-macam di Korea Utara dianggap pengkhianat dan akan menghadapi konsekuensi berat, termasuk pemenjaraan dan kerja paksa. Wah, kayak terjajah di negeri sendiri ya.

Meski begitu, warga Korea Utara tidak pernah melepaskan harapan untuk meninggalkan negara tersebut. Beberapa sudah mencoba dan berhasil. Ini adalah 10 cara terbaik untuk kabur dari Korea Utara.

1. Melalui Zona DMZ
Di semenanjung Korea, zona demiliterisasi (DMZ) adalah wilayah yang memisahkan Korea Utara dari Korea Selatan. Ini berjalan sekitar 240 kilometer (150 mil) dan sangat diperkuat di kedua sisinya. Kedua negara menyimpan kontingen besar pasukan di sana.

Melakukan pelarian melalui DMZ sangat berbahaya bagi warga sipil karena ada ranjau darat di seluruh wilayah sekaligus tentara Korea Utara yang cemas yang selalu ingin mengincar tubuh pembelot dengan peluru. Ironisnya, ada tentara Korea Utara yang seharusnya menjaga bagian perbatasan mereka, namun melakukan pelarian ini dengan selamat di masa lalu.

Korea Selatan biasanya memberikan kewarganegaraan kepada pembelot Korea Utara. Ini memastikan bahwa pembelot tidak perlu kembali ke Korea Utara, di mana mereka akan dieksekusi. Nanti juga bisa jadi K-POP Star di Korea Selatan, xixixi :D.

2. Jalur Laut Kuning
Laut Kuning adalah batas maritim antara Korea Utara dan Korea Selatan, namun juga merupakan rute yang mudah dan singkat antara kedua negara. Setiap negara mengklaim sebagian laut sebagai bagian dari wilayahnya. Masih rebutan dari dulu kok.

Satu-satunya bahaya dengan mencoba melarikan diri melalui jalur ini adalah dijaga ketat oleh angkatan laut dari kedua negara. Angkatan Laut Korea Utara tidak akan ragu untuk membunuh atau menangkap pembelot manapun.

Namun ada secercah harapan untuk melarikan diri melalui Laut Kuning. Di masa lalu, beberapa perenang yang baik dengan mudah masuk ke Korea Selatan dari Korea Utara hanya dengan berenang beberapa kilo dan akan selamat bila tidak tenggelam. Tidak peduli seberapa ketatnya angkatan laut Korea Utara, sulit untuk menemukan perenang di laut.

3. Lewat Laut Jepang
Laut Jepang , batas maritim yang sama antara Korea Utara dan Jepang, juga berbatasan dengan Korea Selatan dan Rusia. Ini adalah rute yang bagus untuk para pembelot Korea Utara yang berharap bisa meninggalkan negara yang terisolasi itu.

Kesulitan utama : Sebuah kapal diperlukan untuk berhasil menyeberang ke Jepang atau Korea Selatan. Juga, perjalanan ke salah satu negara melalui Laut Jepang sangat panjang.
Namun, ada harapan bagi pembelot karena beberapa orang berhasil melakukannya di masa lalu dengan menggunakan rute ini. Alih-alih mendeportasi pembelot Korea Utara, Jepang memberi mereka kesempatan untuk melanjutkan perjalanan mereka ke Korea Selatan dengan aman. Jepang itu kadang baik juga orangnya, hhe.

4. Ke China

Beberapa pembelot Korea Utara telah memanfaatkan perbatasan bersama negara mereka dengan China untuk melarikan diri dari tanah air mereka yang terisolasi dan represif. Untuk melakukan perjalanan dari Korea Utara ke China dengan selamat, seorang pembelot harus berkolaborasi dengan orang China atau seseorang yang mengenal rute tersebut untuk menghindari pendeteksian oleh patroli perbatasan China.

Berita buruknya adalah China sangat bermusuhan dengan migran Korea Utara. China bekerja sama dengan Korea Utara dalam masalah ini dan sering mendeportasi pembelot ke tanah air mereka, di mana mereka akan menghadapi eksekusi atau pemenjaraan di kamp kerja paksa. Hmm, mungkin perlu loby loby sama wong china nih.

5. Tenaga Kerja Asing
Korea Utara memiliki misi tenaga kerja asing yang dikendalikan negara yang memungkinkan pemerintah memperoleh uang dengan mengirim warganya untuk bekerja di negara-negara seperti China dan Rusia. Kemudian pemerintah Korea Utara menggunakan dana  dari eksploitasi warga itu untuk membiayai program rudal .

Diperkirakan bahwa Korea Utara menyebarkan misi kerja paksa di sekitar 45 negara, termasuk di Uni Eropa . Kondisi kerja sangat buruk sehingga buruh Korea Utara sering meninggal di tempat. Namun, baik polisi mata-mata maupun tentara tidak mengawasi para pekerja untuk  mereka melarikan diri.  Ini memberi kesempatan bagi warga Korea Utara untuk kabur. Ini sih berasa terjajah di negeri sendiri ya.

Nah demikian cara kabur dari Korea Utara. Tape sebenernya jadi warga Korea Utara yang baik-baik juga ga buruk-buruk amat sih. kan dijamin negara, hhe.
Salam dari Terketik : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. Terketik berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke lionitalestari@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar